Jumat, 27 Mei 2011

Materi Bahan Ajar

Materi Pendidikan Agama Islam SMP Kelas VII


Nama : Ainul Inayah
Nim : D01209091
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam/ Fiqih
Kelas/ Semester : VII/ I
Alokasi Waktu : 2 X 45 menit (1 X pertemuan)
Materi Pokok : Sujud
Kompetensi Dasar : Memahami Macam - Macam Sujud
Indikator :
 Menjelaskan pengertian sujud
 Menyebutkan macam-macam sujud, menjelaskan pengertian dan bacaanya
 Membaca, mengartikan, dan menghafal dalil naqli tentang sujud sahwi, sujud tilawah dan sujud syukur
 Menjelaskan tata cara sujud sahwi, sujud tilawah dan sujud syukur
Hasil Belajar
Peserta Didik Mampu:
 Menjelaskan pengertian sujud
 Menyebutkan macam-macam sujud, menjelaskan pengertian dan bacaannya
 Membaca, mengartikan, dan menghafal dalil naqli tentang sujud sahwi, sujud tilawah dan sujud syukur
 Menjelaskan tata cara sujud sahwi, sujud tilawah dan sujud syukur

Sumber Belajar:
a. Al Qur’an dan Terjemah.
b. Al Hadits.
c. Aminuddin, Muhammmad Suryono, dan Suradi, Pendidikan Agama Islam Untuk Smp Kelas VII, Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2007.
d. H. Sulaiman Rasjid, Fiqih Islam, Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2006.
e. SKIA (Syarat-Syarat Kecakapan Ibadah Amaliyah), Sumenep Madura: Pondok Pesantren Annuqayah Latee, 2002.
f. Syamsyuddin dan Istiqomah, Pendidikan Al Islam Untuk SMP/Mts Muhammadiyah Kelas VII, Surabaya: Majelis Dikdasmen PWM Jatim, 2008.
g. Pendidikan Agama Islam SMP Kelas VIII Semester I, Bogor: MGMP-PAI, 2000.

NO. Pembahasan Bahan Ajar
1. Pengertian Sujud Secara bahasa kata sujûd (سُجُوْد) berarti “meletakkan kening ke atas permukaan bumi, merendahkan diri, dengan maksud menghormat”. Arti lain dari kata ini ialah “merendahkan diri” atau “menghinakan diri”.
Secara terminologis kata ini berarti “pernyataan ketaatan seorang hamba kepada Allah Swt. dengan cara meletakkan kedua kaki, kedua lutut, kedua tangan, dan muka di atas lantai (tanah) sambil menghadap ke arah kiblat”.
2. Macam-Macam Sujud, Menjelaskan Pengertian dan bacaannya  Sujud Sahwi.
Sahwi artinya lupa. Jadi sujud sahwi adalah melakukan sujud yang dikarenakan ada hal-hal yang lupa dikerjakan ketika shalat. Hukum sujud sahwi adalah sunnah, yang penting ialah untuk imam dan orang yang sholat sendiri, sedangkan makmum wajib mengikuti imamnya. Beerati jika imam sujud, ia wajib pula sujud mengikuti imamnya, dan apabila tidak sujud, ia tidak boleh sujud sendiri.
Sebab-sebab sujud sahwi adalah:
a. Kelebihan rakaat, rukuk, atau sujud karena lupa.
b. Karena syak (ragu) tentang jumlah rakaat yang telah dikerjakan.
c. Apabila kuirang rakaat shalat karena lupa.
Bacaan sujud sahwi:
سُبْحَانَ مَنْ لاَ يَنَامُ وَلاَيَسْهُوْ
“Maha Suci Dzat yang tidak tidur dan tidak pernah lupa.”

 Sujud Tilawah
Tilawah berasal dari kata tala yaitu tilawatun yang artinya bacaan. Sehingga sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan ketika membaca atau mendengar ayat-ayat sajadah dalam bacaan Al Qur’an. Hukumnya adalah sunnah.
Bacaan sujud tilawah:
سَجَدَ وَجْهىِ لِلَّذِيْ خَلَقهُ وَبَصَرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ
“Aku sujud kepada Tuhan yang menjadikan diriku, Tuhan yang membukakan pendengaran dan penglihatan dengan kekuasaanNya.”
Macam-macam ayat Sajdah:
1. Al A’raf : 206
وَلَهُ يَسْجُدُوْنَ
2. Al Ra’du : 15
بِااْغُدُوِّ وَالاَصَالِ
3. Al Nahl : 49
وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ
4. Al Isra’ : 109
وَيَزِيْدُهُمْ خُشُوْعًا
5. Maryam : 58
خَرُّوْا سُجَّدًا وَّبُكِرًا
6. Al Haj : 18
اِنَّاللهَ يَفْعَلُ مَايَشاءُ
7. Al Haj : 77
لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
8. Al Furqan : 60
وَزَدَهُمْ نُفُوْرً
9. Al Naml : 26
رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ
10. As Sajdah : 15
وَهُمْ لاَيَسْتَكْبِرُوْنَ
11. Shad : 24
وَخَرَّ رَاكِبًا وَاَنَابَ
12. Hamim : 38
وَهُمْ لاَيَسْأَمُوْنَ
13. An Najm : 62
فَاسْجُدُوالِلهِ وَاعْبُدُوْنَ
14. Al Isyqaq : 21
لاَيَسْجُدُوْنَ
15. Al ‘Alaq : 19
وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ

 Sujud Syukur
Kata syukur berasal dari kata bahasa Arab yang artinya terima kasih. Jadi sujud syukur adalah sujud terima kasih yang dilakukan karena mendapat suatu keselamatan atau keberuntungan, keberhasilan dan juga terhindar dari musibah, bahaya dan kesulitan. Hukumnya adalah sunnah.

3. Dalil Naqli Sujud Sahwi, Sujud Tilawah dan Sujud Syukur  Sujud Sahwi
لِكُلِّ سَهْوِ سَجْدَتاَنِ
“bagi tiap-tip keluapaan itu dua sujud” (HR Abu Dawud)
 Sujud Tilawah
إِذاَ قَرَأَ اِبْنُ أَدَمَ السَّجْدَةً فَسَجَدَ اِعْتَزَلَ الشَّيْطَنُ يَبْكىِ يَقوْلُ ياَوَيْلَتاَ أَمِرُ اِبْنُ اَدَمُ باِسُجُدِ فَسَجَدَ فَلَهُ الجَنَّةُ ، وَأَمِرْتُ باِالسُّجُوْدِ فَعَصَيْتُ فَلِيَ النَّارِ (ر و ه مسلم)
“apabila seorang anak Adam membaca ayat As Sajadah lalu ia bersujud, maka setan akan menyingkir sambil menangis dan berkata: Sungguh celaka dia (dalam riwayat lain disebutkan, sungguh celaka aku) karena anak Adam itu diperintahkan untuk bersujud lalu ia bersujud dan akhirnya masuk surga. Sementara aku dahulu diperintahkan untuk bersujud, namun aku membangkangnya, sehingga aku pun masuk neraka.” (HR. Muslim)
 Sujud Syukur
وَإِذاَ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزيْدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَا بىِ لَشَدِيْدٌ
“dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu dan jika kamu ingkari (nikmatKu). Maka sesungguhnya azab Ku sangat pedih.”
Dalil lainnya:
عَنْ أَبِى بَكْرِةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا جَاءَهُ أَمْرُ سُرُوْرٍ أَوْ بُشِّرَ بِهِ خَرَّسَا جِدًا شَاكِرًا لِلهِ
“Dari Abi Bakrah, sesungguhnya Nabi SAW apabila mendapat sesuatu yang menyenangkan atau diberi khabar gembira segera tersungkur sujud sebagaimana tanda syukur kepada Allah.” (HR. Abu Dawud)
4. Tata Cara Sujud Sahwi, Sujud Tilawah dan Sujud Syukur Sujud Sahwi:
 Sujud pertama ketika selesai membaca tasyahud akhir sebelum salam.
 Membaca bacaan sujud sahwi.
 Bangun dari sujud dengan membaca bacaan yang sama dengan bacaan ketika duduk diantara dua sujud dalam shlat.
 Sujud kedua dengan bacaan yang sama dengan bacaan sujud pertama.
 Bangun dari sujud kedua.
 Langsung salam.

Sujud Tilawah:
 Berniat dalam hati untuk sujud tilawah.
 Sujud satu kali sambil membaca bacaan sujud tilawah.
 Duduk.
 Membaca salam.

Sujud Syukur:
 Berniat dalam hati untuk sujud syukur.
 Kemudian sujud dengan membaca tasbih seperti bacaan tasbih dalam shalat biasanya.
 Langsung salam.
Pada sumber lain sujud syukur dilakukan sebanyak 3X dan sujud syukur tidak harus menghadap kiblat, dan hanya dilakukan di luar shalat. Caranya:
1. Sujud pertama adalah membaca bacaan di bawah ini sebanyak 10 X
سبحنا الله و الحمد الله ولا اله الا الله، الله اكبر
2. Sujud kedua membaca do’a sapu jagat
Sebanyak 10X
ربّنا اتنا فى الدنيا حسنة و فى الأخرة حسنة و قنا عذاب النار
3. Sujud ketiga adalah membaca shalawat sebanyak 10X
اللهم صل على سيدنا محمّد و على اله وصبه اجمعين

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar